Penamaan mobil mersi – jogja rumah online

Penamaan mobil mersi

Sampai tahun 1994, Mercedes-Benz menggunakan sistem alfanumerik untuk mengelompokkan mobil-mobil mereka, terdiri dari angka yang menunjukkan kapasitas mesin mobil jika dikali 100 dan diikuti huruf-huruf yang menandakan tipe bodi dan tipe mesin.

“C” menandakan bahwa model bodinya coupe/cabriolet.
“D” berarti menggunakan mesin diesel.
“E” (untuk “Einspritzen”) berarti memakai mesin bensin dengan injeksi. Di beberapa kejadian, jika tidak ada tulisan “D” atau “E” maka memakai mesin bensin karburator.
“G” melambangkan kendaraan off-road Gelandewagen.
“K” digunakan tahun 1930-an, menandakan mesin dengan supercharger (“Kompressor”).Untuk SSK, K nya adalah “Kurz” (short-wheelbase/sumbu roda pendek).
“L” melambangkan “Leicht” (lightweight) untuk model sedan sport, dan “Lang” (long-wheelbase/sumbu roda panjang) untuk model sedan.
“R” singkatan dari “Rennen” (racing/balap), digunakan untuk mobil balap. (contohnya 300SLR).
“S” berarti “Sport” untuk model performa tinggi atau “Special” untuk model teratas/unggulan.
“T” singkatan dari “Touring” dan menandai jenis mobil estate/station wagon.

Untuk beberapa model, nomor-nomor pada penamaan mobil itu tidak sesuai dengan kapasitas mesin mobilnya. Nomor-nomor ini diberikan hanya untuk menentukan posisi mobil tersebut di jajaran mobil Mercedes-Benz.

Setelah tahun 1994, Mercedes-Benz memperbaharui sistem penamaan mobil mereka. Sekarang, model-model mobil dikelompokkan dalam kelas-kelas yang penamaannya sampai 3 huruf (lihat di atas), kemudian diikuti dengan 3 digit angka (atau 2 digit untuk model AMG). Untuk varian dengan modl sama (seperti varian estate atau varian mesin diesel) tidak lagi diberikan huruf yang berbeda. Di beberapa kasus, penamaan ini tidaklah selalu pasti. Contohnya, SLR dan SLS-AMG tidak mengikuti nama ini.

Sama seperti sebelumnya, 3 nomor pada model-model Mercedes-Benz tidak mempunyai hubungan dengan kapasitas mesin mobil tersebut. Nomor tersebut terkadang malah berkaitan dengan keluaran tenaga mesin. Contohnya, E250 CGI mempunyai tenaga mesin lebih besar daripada E200 CGI karena adanya perbedaan tuning mesin, meskipun keduanya memakai mesin 1.8L.

Beberapa model juga ditambahi beberapa fitur khusus yang disimbolkan dengan:

“4Matic” berarti mobil itu menggunakan penggerak 4 roda.
“Bluetec” menandakan mesin diesel dengan pipa gas buang selective catalytic reduction.
“BlueEfficiency” menandakan adanya fitur efisiensi bahan bakar (injeksi, start-stop system, modifikasi aerodinamika, dll.)
“CGI” (Charged Gasoline Injection) menandakan Injeksi bensin langsung.
“CDI” (Common-rail Direct Injection) menandakan mesin diesel dengan teknologi common-rail.
“Hybrid” menandakan mobil hybrid.
“NGT” menandakan menggunakan bahan bakar gas.
“Kompressor” menandakan mesin dengan supercharger.
“Turbo” menandakan mesin dengan turbocharger, hanya digunakan di model Kelas A, B,Е dan GLK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s